Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Pantai Pamayangsari Obyek Wisata di Tasikmalaya | Wisata Tasikmalaya

Pantai Pamayangsari merupakan salah satu obyek wisata bahari yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Pantai Pamayangsari Obyek Wisata di Tasikmalaya

Pantai Pamayangsari merupakan pantai yang landai dengan panorama alam pesisir yang khas. Lokasi pantai ini berbatasan langsung dengan tempat konservasi penyu hijau yang langka dan dilindungi. Di sebelah timurnya terdapat pelabuhan nelayan dan tempat pelelangan ikan. Hal ini menjadikan pantai ini menjadi tempat favorit wisatawan yang ingin menyantap hidangan laut yang segar dengan harga yang relatif terjangkau.

Setiap tahun tepatnya setiap awal bulan Muharam tahun hijriyah, dipantai ini selalu diadakan Ritual Syukur Laut yang ditandai dengan pelepasan Jampana ke laut lepas Pantai ini berjarak 8 km dari Pantai Cipatujah dan merupakan obyek wisata yang dilalui apabila melakukan perjalanan menyusur jalur Jabar Selatan dari Pelabuhan Ratu Sukabumi sampai Pantai Pangandaran Ciamis.

Hajat Lembur merupakan tradisi tahunan yang digelar para nelayan di Pantai Pamayangsari, Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME.

Bahkan, kemeriahan upacara tradisi kaum nelayan itu semakin terasa dengan ada nya berbagai hiburan seperti pentas dangdut, kesenian daerah yang digelar pemuda nelayan, juga adanya pasar malam.

Puncak acara perayaan Hajat Lembur digelar upacara adat dengan menampilan kesenian daerah. Kemudian sesaji yang ada dalam jempana diusung oleh para nelayan yang diarak penduduk kampung nelayan dan para pengunjung untuk dilabuh di tengah laut lepas di Pantai Pamayangsari.

Pada malam hari nya,acara dilanjut kan dengan pertun jukan kesenian tradi sional di tiap-tiap desa oleh kelompok nelayan yang bersangkutan.

Dengan semarak nya pergelaran upacara peringatan tradisi Hajat Lembur tersebut, maka diharapkan akan menarik perhatian wisatawan domestik untuk berkunjung ke objek wisata Pantai Pamayangsari Cipatujah yang tak kalah indah dibandingkan Pantai Pengandaran.

Syukur Laut
Syukur Laut di Pantai Pamayangsari Kec. Cipatujah pada tahun 1973 yang berganti-ganti nama kegiatan diantaranya : Hajat laut, Pesta Nelayan, Pesta pantai, Pesta Laut dan terakhir Syukur Laut.

Sesaji itu yang dahulu berupa Bunga 7 macam, Kepala Hewan Ternak/Sapi, Munding Bule atau Kepala Kambing Hitam yang dibungkus dengan kain putih dan jampana dihias sebagus mungkin lalu di labuh dilaut, seiring berjalannya waktu kini telah berubah hanyalah sebuah jampana kosong yang tetap dilabuh dilaut, yang satu hari sebelumnya seluruh nelayan setempat mengadakan pengajian (syukuran atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan penguasa alam semesta)

Sebelum acara melabuhkan jampana biasanya terlebuh dahulu diadakan prosesi upacara adat serta gelar seni dan budaya yang dihadiri oleh seluruh nelayan serta para undangan baik dari unsur pemerintah maupun unsur tokoh masyarakat dan ulama setelah selesai mengadakan prosesi seni dan budaya jampana diarak oleh seluruh nelayan dan tamu undangan yang antar oleh lengser, selanjutnya jampana tersebut dilepas oleh Pejabat Pemerintah kepada perwakilan nelayan yang akan melabuhkan jampana tersebut ke laut lepas, Acara syukur laut saat ini telah menjadi daya tarik bagi wisatawan dan telah menjadi agenda wisata.

Akses
Jarak dari Pantai Pangandaran sekitar 85 Km yang ditempuh melalui jalan yang menyusuri sepanjang pantai di wilayah selatan atau dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari Pantai Pangandaran. Untuk menuju ke tempat ini dapat menggunakan kendaraan Umum (Bis Mikro) dari Terminal Tipe A Tasikmalaya jurusan Tasik.

Curug Badak Potensi Wisata Tasikmalaya | Info Tasikmalaya

Tasikmalaya menyimpan potensi wisata yang sebetulnya bisa lebih dijual sebagai destinasi para pelancong. Hanya sayangnya promosi dan pengelolaan fasilitas belum digarap secara maksimal. 


Beberapa tempat wisata di Tasikmalaya kini mulai ramai dicari para wisatawan. Untuk pengembangan wisata, Tasikmalaya sebenarnya mempunyai aneka potensi yang dimiliki. Hal ini dari wisata alam, wisata kuliner, hingga wisata sejarah. Untuk wisata alam, Tasikmalaya mempunyai potensi wisata pantai seperti di daerah selatan; wisata pegunungan seperti di Gunung Galunggung; hingga wisata curug (air terjun).

Curug Badak

Salah satu tempat wisata curug di Tasikmalaya yang kini menjadi buruan adalah Curug Badak. Air terjun ini berlokasi di Kampung Cicurug, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. 

Keindahan alamnya sungguh indah dengan hiasan air mengalir di antara batu-batu yang menyerupai badak. Untuk sampai ke tempat ini, memang cukup menantang, Jalan menuju ke curug ini hanya bisa dilalui oleh kendaran roda dua. Rute perjalanannya adalah dari Indihiang - Sukaratu. Bagi Anda yang senang bersepeda gunung, lokasi wisata ini bisa menjadi salah satu tempat untuk disambangi.

Jalur Menuju Curug Badak

Untuk ke Curug Badak bisa melewati jalan Ciawi - Singaparna - Desa Santanamekar - Curug Badak. Curug yang tidak jauh dari curug gado bangkong ini memiliki pemandangan batu-batuan besar. 

Batu-batuan tersebut memiliki lekukan yang membentuk sebuah kolam air. Kedalaman kolam tersebut kira-kira setinggi paha orang dewasa. Airnya pun sangat jernih. Curug yang terletak di kaki gunung galunggung ini masih jarang dikunjungi sehingga pemandangannya pun masih asri. 

Lokasi wisata ini dari jalan raya berjarak sekitar 8 km, dari jalan akses motor sekitar 1 km, sisanya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Saat memasuki area ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan sangat asri, udara yang bersih, dan melewati perkampungan penduduk yang ramah-ramah. Keindahan ini akan mengobati lelahnya jalan kaki yang berliku dengan jalur cukup terjal. 

Curug Badak memiliki kedalaman sekitar 250-300 meter. Di sana terdapat kumpulan batu-batuan yang indah hasil dari lelehan magma Gunung Galunggung yang dilalui oleh aliran sungai. 

Asal Usul Curug Badak

Dinamakan Curug Badak, menurut legenda, zaman dahulu ada seekor badak yang terjerembab dalam kubangan aliran sungai sampai tenggelam. Nah kejadian itu yang membawa asal usul penamaan curug ini. Bahkan ada kepercayaan bahwa batu-batu tersebut adalah jelmaan badak yang tenggelam.

Pengunjung bisa menyusuri bukit dan lembah di sekitar area curug. Curug Badak sendiri merupakan hulu Sungai Cimangpang (anak sungai Ciloseh). Di sini, pengunjung bisa menikmati keindahan alam sekaligus berfoto-foto. 

Pengunjung bisa juga mencoba merasakan segarnya air di curug ini. Untuk fasilitas pendukung di sekitar lokasi memang baru seadanya. Baik itu dari pengelolaan tempat wisata hingga penyediaan sarana pendukung, misalnya, untuk makanan baru ada warung-warung pinggir jalan sebelum masuk wilayah curug.

Curug Badak
Kampung Cicurug, Desa Santanamekar,
Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
(dekat Curug Gadobangkong)

Kompleks Olahraga Dadaha Bebas PKL | Info Tasikmalaya

Suasana nyaman dan sejuk serta bersih kini mulai dapat dirasakan di kawasan komplek Olahraga Dadaha, kompleks ini kini telah bebas dari adanya Pedagang Kaki Lima (PKL).


Pemerintah Kota Tasikmalaya mengetatkan penjagaan melalui Satgas Pol PP Kota Tasikmalaya guna menjaga kawasan kompleks Olahraga Dadaha steril dari para PKL, sehingga dengan demikian tidak ada pedagang yang berani masuk ke area kompleks Dadaha.

Kasatpol PP Kota Tasik Asep Maman Fermana mengungkapkan, Pembebasan kawasan Komplek Olahraga Dadaha dari PKL agar kawasan ini dikembalikan fungsinya hanya diperuntukan dan digunakan oleh warga sebagai sarana olahraga.

Ia berharap kepada masyarakat bisa memahami dan membantu untuk demi majunya kota Tasik dengan tidak berjualan disekitar Dadaha, ini sesuai dengan Perda.

"Kita hanya menegakkan peraturan agar lokasi Kompleks Olahraga Dadaha hanya digunakan untuk berolahraga," tegasnya.


Curug Dengdeng Luput dari Perhatian Pemkab Tasikmalaya | Info Tasikmalaya

Salah satu potensi wisata di Kabupaten Tasikmalaya adalah Curug Dengdeng yang berada di Kecamatan Pancatengah, sayang hingga saat ini potensi alam ini masih luput dari perhatian Pemkab.

curug-dengdeng-tasikmalaya

Curug Dengdeng merupakan potensi alam yang masih perawan, jika saja pemerintah kabupaten serius mengelolanya dapat menjadi aset wisata dan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Curug ini tepatnya berada di Kampung Cirerese, Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah.

Ketua Forum Pemerhati Pariwisata Tasikmalaya (FPPT) Anton Saputra menilai, keberadaan Curug Dengdeng bila dikelola dengan baik akan menjadi potensi wisata yang bisa menghasilkan PAD bagi Pemkab Tasikmalaya. Namun, hingga saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan seakan menutup mata.

Menurut Anton Saputra, Ketua Forum Pemerhati Pariwisata Tasikmalaya (FPPT) hingga saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan seakan menutup mata dengan potensi alam yang dimiliki oleh Curug Dengdeng. 

“Di Kabupaten Tasikmalaya banyak sekali potensi alam yang bisa dijadikan objek wisata. Tetapi dibiarkan dan tidak ada sama sekali perhatian dari pihak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya khususnya Disparbud,” ungkap Anton Saputra.

Curug ini sendiri masih terbilang perawan dan sebagai wana wisata yang menyuguhkan keindahan alam air terjun berpundah, namun sayang hingga saat ini belum ada sarana dan prasarana yang dapat mengoptimalkan Curug Dengdeng sebagai tujuan wisata.

“Untuk membuka potensi wisata, Disparbud sepertinya ragu dan seolah memandang sebelah mata. Tapi bila menyelenggarakan even kegiatan lainnya seperti modeling dan lainnya menjadi prioritas, sebenarnya tupoksi dari Dinas Pariwisata sesungguhnya seperti apa ?,” tanya Anton.

fokusjabar.com

Tempat Wisata di Tasikmalaya Kota | Wisata Tasikmalaya

Tempat wisata di Tasikmalaya rekomendasi bagi yang sedang berada di Kota Tasikmalaya.


Kota Tasikmalaya sebagai kota yang terus berkembang terutama dalam bidang industri dan perdagangan, tidak kalah pula dengan kota lainnya dalam menwarkan tempat wisata untuk dinikmati para wisatawan.

Tempat Wisata di Kota Tasikmalaya

Berikut ini adalah beberapa lokasi tempat wisata yang berada dekat dengan Kota Tasikmalaya yang secara administratif masuk kedalam wilayah Kota Tasikmalaya.

Tempat Wisata Curug Tonjong Tasikmalaya

Curug Tonjong merupakan tempat wisata alam yang terdapat di kota Tasikmalaya, terletak di kelurahan Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya hanya berjarak sekitar 15 km dari pusat Kota Tasikmalaya. Tempat ini pada awalnya kurang begitu dikenal karena sulitnya akses jalan yang dapat dijangkau. Namun kini telah ada akses jalan yang dapat menghubungkan tempat wisata alam yang ada di kota Tasikmalaya ini.

tempat wisata curug tonjong tasikmalaya
Wisata Alam Curug Tonjong Tasikmalaya

Taman Wisata Mangkubumi Tasikmalaya

Taman Rekreasi Mangkubumi menawarkan sebuah tempat rekreasi kolam air yang memiliki kolam renang dan juga wahana air untuk dinikmati seluruh usia. Selain itu disekitar Kolam air terdapat hutan dan perbukitan serta fasilitas lainnya yang menarik yang disediakan oleh pengelola di tempat ini bagi wisatawan. 

taman wisata mangkubumi tasikmalaya
Taman Wisata Mangkubumi Indah Tasikmalaya

Tempat Wisata Situ Gede Tasikmalaya

Tempat Wisata Situ Gede berlokasi di Desa Lingga Jaya, Kecamatan Mangkubumi. Sebuah tempat wisata alam yang menyuguhkan hamparan air danau yang luas menjadikan Situ Gede sebagai tempat wisata favorit yang ada di Tasikmalaya. 

Dengan luas lahan sekitar 47 hektar para pengunjung dapat menikmati panorama alam yang hanya berjarak 5 km dari pusat Kota Tasikmalaya. Di tengah danau Situ Gede terdapat pulau seluas 1 hektar berberi nama Pulau Eyang Prabudilaya. Wisatawan dapat mengunjungi pulau dengan menggunakan perahu motor sewaan. Fasilitas seperti Gazebo, rumah makan dan lahan parkir luas menjadi penunjang tempat wisata favorit di Tasikmalaya ini. 

tempat-wisata-situ-gede-tasikmalaya
Tempat Wisata Situ Gede Tasikmalaya

Tempat Wisata Karang Resik Tasikmalaya

Taman Rekreasi Karang Resik Tasikmalaya merupakan sebuah lahan seluas 40 hektar yang terdapat di Jl. Mohammad Hatta tempat berada di perbatasan utara Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis.

Namun saat ini status yang pengelolaannya masih oleh swasta belum jelas statusnya. Taman Wisata Karang Resik merupakan lahan bagian yang diserahkan pemkab ke pemkot dalam kaitan pemekaran daerah. Lahan ini sebenarnya sangat asri dengan pepohonan yang menawarkan keteduhan dan kesegaran serta terdapat fasilitas kolam renang dan taman gazebo bagi pengunjung wisata di Tasikmalaya.

tempat-wisata-karang-resik-tasikmalaya
Tempat Wisata Karang Resik Kota Tasikmalaya

Tempat Wisata Mutiara Sukamulya Tasikmalaya

Tempat wisata ini merupakan sebuah taman rekreasi kolam renang yang dikelola oleh pihak swasta. Terletak di jalan Sukamulya warga Tasikmalaya lebih sering menyebutnya kolam renang Aboh berada tidak jauh dari Balai Kota Tasikmalaya. 

Fasilitas yang menunjang dari kolam rengan Mutiara Sukamulya ini selain kolam renang terdapat sepeda air serta karaouke untuk dinikmati oleh para wisatawan.
tempat wisata kolam renang mutiara sukamulya tasikmalaya
Taman Wisata Mutiara Sukamulya Tasikmalaya

 Tempat Wisata Teejay Waterpark Tasikmalaya

Teejay Waterpark Tasikmlaya merupakan sebuah taman wisata yang terletak di lokasi strategis. Letaknya berada tepat dibelakang Mall Asia Plaza, pusat belanja terbesar di Kota Tasikmalaya.

Taman seluas 2,8 hektare ini telah berdiri sejak tahun 2011. Menawarkan taman bermain air bagi para wisatawan. Wahana kolam ombak yang menyerupai ombak di pantai merupakan wahana favorit wisatawan. Selain itu Teejay Waterpark Tasikmalaya juga menyediakan kolam khusus anak, kolam arus dan seluncur air. Cukup menarik bagi mereka yang sekaligus ingin pula datang belanja ke Mall Asia Plaza Tasikmalaya.

teejay-waterpark-wisata-tasikmalaya
Teejay Waterpark Tasikmalaya

Tempat Wisata Rest Area Urug Tasikmalaya 

Rest Area Urug Tasikmalaya merupakan taman wisata hutan lindung yang dikelola oleh Perhutani, lahan seluas 378 Ha berada di Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Tasikmalaya. Lokasi masuk gerbang ke Rest Area Urug ini tempat berada di pinggir lintasan Tasikmalaya ke arah Cipatujah.

Sarana wisata yang tedapat diantarnya adalah saung penginapan, gazebok, rumah makan, sarana outbond dan ada juga arung jeram. Disekitar lokasi terdapat pula lintasan outbond dan area perkemahan untuk camping para wisatawan di Tasikmlaya. 

Masih banyak potensi wisata lainnya di Rest Area Urug Tasikmalaya ini diantaranya adalah Goa Sarongge yang menghadirkan pemandangan indah dari koloni kelelawar yang menghuninya. Rest Area merupakan taman wisata yang harus dikunjungi para wisatawan yang sedang berada di Kota Tasikmalaya.

tempat wisata rest area urug tasikmalaya
Rest Area Urug Kota Tasikmalaya

Tempat Wisata Situ Cibeureum Tasikmalaya

Situ Cibeureum Tasikmalaya merupakan sebuah danau seluas kurang lebih 21 ha yang berada di kelurahan Tamanjaya, kecamatan Tamansari Tasikmalaya.

Sayang Situ Cibeureum Tasikmalaya ini belum dikelola baik oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, danau ini dijadikan warga sekitar untuk budi daya perikanan dan sebagai lokasi wisata alam favorit tempat pemancingan ikan. Volume air di Situ Cibeureum merupakan penampungan cadangan air untuk mengairi saluran irigasi bagi daerah yang berada di sekitar area Situ Cibeureum Tasikmalaya.

situ-cibeureum-tasikmalaya

Itulah Tempat wisata di Kota Tasikmalaya yang wajib dikunjung bagi anda yang sedang berada atau akan mengunjungi Kota Tasikmalaya, daftar tempat wisata ini merupakan daerah dimana lokasinya masuk kedalam administratif Kota Tasikmalaya.

Rajapolah Surga Belanja Produk Kerajinan di Tasikmalaya | Wisata Tasikmalaya

Rajapolah sentra kerajinan surga belanja produk hasil industri kreatif di Tasikmalaya.
rajapolah-tasikmalaya

Rajapolah merupakan sebuah nama desa di Tasikmalaya yang sejak zaman sebelum kemerdekaan Republik Indonesia telah terkenal bahkan sampai ke mancanegara sebagai daerah penghasil kerajinan terutama anyaman tikar. 

Desa ini yang jua merupakan nama kecamatan terletak tidak jauh dari Gunung berapi Galunggung, sungai yang mengalir dari Galunggung menuju Rajapolah menyebabkan Rajapolah menjadi daerah yang subur, sebagian besar penduduknya hidup dari sektor pertanian.

Letak lalu lintas transportasi ke Rajapolah dilewati oleh jalur utama jalan raya pantai selatan yang menghubungkan Tasikmalaya dan kota Bandung, selain itu terhubung pula jalur utara menuju Cirebon sehingga letak yang strategis ini memungkinkan berkembangnya kerajinan terutama menjadi kemudahan dalam hal mendatangkan bahan baku dan penjualan produk kerajinan.

Sebagian besar pengrajin merupakan para petani yang mencari penghasilan tambahan dengan membuat kerajinan. Biasanya para petani mengerakan kerajinan anyaman atau kerajinan lainnya pada saat musim kemarau atau musim setelah panen. Ada juga diantara pengrajin yang menjadikan pekerjaan membuat kerajinan sebagai mata pencaharian utama.

Usaha kerajinan di Rajapolah merupakan usaha yang ditekuni secara turun-temurun, pengerjaan yang hanya memerlukan alat sederhana memungkinkan untuk dikerjakan oleh siapapun termasuk ibu-ibu rumah tangga.

Sejarah kerajinan anyaman di Rajapolah bermula pada tahun 1915 saat itu banyak penduduk setempat yang membuat tikar, tikar yang dibuat masih sederhana menggunakan pewarna alam sehingga warna tikar hanya sebata berwarna merah, coklat dan kuning.

Pada perkembangan selanjutnya tahun 1920an kerajinan diRajapolah mendapat bantuan dari bupati Tasikmalaya dengan mengikutsertakan kerajinan anyaman Rajapolah dalam acara Jaareurs atau biasa juga disebut pameran pasar malam yang diselenggarakan di kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Melalui pameran itulah kerajinan Rajapolah mulai dikenal keluar daerah bahkan sampai ke luar negeri dan pernah di ekspor ke negeri Belanda.

Pada tahun 1925 ada beberapa orang Prancis yang mendirikan badan usaha yang menampung produk kerajinan Rajapolah dengan harga yang tinggi hal ini membuat banyak penduduk yang menjadi pengrajin, namun badan usaha itu tidak berjalan lama sehingga berdampak terhadap kehidupan pengrajin karena tidak adanya yang menampung produk kerajinan mereka. Dari saat itu produksi kerajinan Rajapolah mengalami penurunan.

Pada tahun 1962 usaha kerajinan mulai kembali menggeliat di Rajapolah setelah adanya seorang pengrajin yang berkreasi membuat kerajinan yang beragam dengan kegunaan yang beragam bagi kebutuhan konsumennya seperti anyaman tas, dompet, kipas, tempat pensil dan lainnya.

Kerajinan Rajapolah mengalami kejayaan pada tahun 1990an, pedagang kerajinan yang menampung produk mempunyai peranan pentig dalam hal ini. Pengrajin tidak mengetahui bidang pemasaran dalam prinsip dagang tentunya para pedagang akan selalu berusaha mengeruk keuntungan lebih besar tanpa memperhatikan faktror lainnya. Secara tidak langsung jika menghitung dari nilai ekonomi pedagang yamg memiliki modal besar jauh lebih diuntungkan dibanding pengrajin. Meski demikian para pedagan yang menampung produk kerajinan Rajapolah tetap diterima karena menjadi solusi dalam hal pemasaran produk

Keunikan Kampung Naga di Tasikmalaya | Wisata Tasikmalaya

Kampung naga terletak di desa neglasari, kecamatan salawu kabupaten Tasikmalaya. Kampung yang memegang luhur adat istiadat warisan leluhur.
Kampung Naga di Tasikmalaya
Kampung Naga di Tasikmalaya
Kampung Naga ini terletak tidak jauh dari jalan utama yang menghubungkan Tasikmalaya dan Garut, menelusuri sejarah awal berdirinya kampung ini tidaklah mudah. Masyarakat adat Kampung Naga sendiri menyatakan mereka 'pareumeun obor' atau mati lampu mengenai catatan sejarah leluhur mereka.

Sejarah Kampung Naga

Tidak adanya catatan sejarah ini terlepas dari pernah dibakarnya Kampung Naga oleh gerombolan DI/TII pada tahun 1956, hal ini menyebabkan arsip sejarah yang mereka miliki musnah terbakar. Adapun alasan DI/TII membakar Kampung Naga ini karena masyarakat Kampung Naga dianggap telah menjalankan ajaran sesat. Namun ada yang menganggap motif pembakaran karena masyarakat Kampung Naga pada waktu itu setia kepada pemerintahan Presiden Soekarno dan tidak mendukung gerakan DI/TII.
Kampung Naga di Tasikmalaya

Tradisi dan Adat Istiadat Kampung Naga

Salah satu keunikan Kampung Naga adalah mereka tetap kukuh mempertahankan tradisi bentuk bangunan rumah mereka yang dari dulu tidak berubah dan tidak boleh berubah, bangunan di Kampung Naga ini tersusu panjang dengan bahan dari bambu dan kayu serta atap terbuat dari ijuk dan tepus.
kampung-naga-kearifan-lokal-tasikmalaya

Keunikan Kampung Naga lainnya adalah adanya tradisi 'Gusaran' yaitu prosesi masuk kedalam Islam bagi anak perempuan dibawah usia lima tahun karena telah menginjak masa aqil baligh. Dalam prosesi ini Ayam hitam, Beras, Kemenyan, Gunting dan Koin menjadi persyaratan utama.

Keunikan Kampung Naga

Tidak ada listrik yang masuk ke Kampung Naga, adat tidak membenarkan penggunaan listrik di kampung ini, pertimbangan para pemuka adat adalah agar menjaga agar tidak terjadi ketimpangan sosial dalam warga masyarakat Kampung Naga jika menggunakan listrik. Gas elpiji tidak digunakan adat tidak memperkenankan penggunaan dan mereka menolak konversi minyak tanah ke gas elpiji.
kampung-naga-kearifan-tasikmalaya

Sumber kehidupan Kampung Naga bergantung pada alam sekitar mereka dari mulai padi, palawija, ikan di sungai dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kerajinan dari bahan bambu, kayu dan rotan. Tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Kampung Naga yang menarik kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Selain itu nilai trasisi dan budaya yang dipertahankan warga Kampung Naga sering menjadi bahan riset dan penelitian para akademisi.
kampung-naga-tasikmalaya

Jika anda tertarik mengunjungi Kampung Naga anda dapat mengunjunginya pada hari apapun, bila arah dari Bandung jalur rute perjalanan melewati Kota Garut dan bila arah dari Tasikmalaya rute yang harus ditempuh melewati Kota Singaparna. Wisata alam ini sangat cocok bagi anda nikmati bersama keluarga maupun rekan-rekan anda untuk menikmati sensani keunikan wisata Kampung Naga.
kampung-naga

Payung Geulis, Si Cantik yang Antik Dari Tasik | Wisata Tasikmalaya

Tasikmalaya telah lama sejak lama dikenal sebagai kota kerajinan tangan salah produk yang terkenal dari Tasikmalaya adalah payung geulis.
payung-geulis-antik-tasikmalaya
Payung geulis Tasikmalaya terbuat dari kayu dan kertas bukan payung biasa yang terbuat dari besi dan plastik , payung geulis tasikmalaya merupakan sebuah ornamen hiasa yang menonjolkan keindahan. Salah satu sentra kerajinan payung geulis terletak di Desa Panyingkiran, Indihiyang. Pada masa keemasan payung geulis hampir semua warga di daerah Panyingkiran memproduksi kerajinan yang telah ada sejak zaman Belanda ini. Kini di Desa Panyingkiran hanya tinggal 2 orang pengusaha industri rumah tangga yang tetap memproduksi payung geulis.
payung-geulis-tasikmalaya

Payung geulis Tasikmalaya memiliki ciri khas warna yang mencolok serta ornamen lukisan yang mempercantik. Motif yang menjadi andalan adalah bunga. Cara pembuatan payung geulis sendiri cukup sederhana mulai dari pembuatan rangka kayu menggunakan benang yang kemudian di pasang kertas, kain atau plastik menggunakan lem. Proses yang paling rumit adalah saat membuat rangka diperlukan keahlian khusus dalam pembuatannya dan belum cukup banyak tenaga kerja yang ahli dalam melakukannya.

payung-geulis
Setelah selesai pembuatan rangka dan pemaangan kertas, payung geulis diberi motif untuk mempercantik terdapat dua motif yang dipakai geometris dan non geometris. Ciri dari lukisan payung geulis yang bermotif geometris adalah menonjolkan ornamen lukisan berbentuk bangun seperti garis lurus, lengkung dan patah sedangkan motif non geometris di inspirasi dari alam seperti lukisan manusia, hewan dan tanaman. Sering perkembangan dan permintaan pasar saat ini motif lukisa mulai dipadukan dan dikembangkan dengan lukisan cat minyak, batik atau bordir. Di zaman Belanda payung geulis digunakan kaum bangsawan untuk melindungi diri dari panas dan hujan, kini payung geulis Tasikmalaya hanya digunakan saat upacara adat atau dijadikan sebagai hiasan.
payung
Jika tertarik pada kerajinan yang satu ini anda dapat datang langsung ke sentra kerajinan payung geulis di daerah Indihiyang sekitar 5 km dari pusat kota Tasikmalaya untuk melihat langsung bagaimana kerajinan ini dibuat dan dapat memilih langsung berbagai motif yang ada sesuai dengan selera keindahan kita.

Nasi Tutug Oncom Kuliner Khas Tasikmalaya | Kuliner Tasikmalaya

Nasi Tutug Oncom merupakan salah satu kuliner khas Tasikmalaya yang dinikmati oleh sebagian besar warga kota Tasikmalaya.
nasi-tutug-oncom-khas-tasikmalaya
Nasi Tutug Oncom
Jika anda berkunjung ke Tasikmalaya pastikan untuk mencicipi kuliner khas Tasikmalaya yaitu Nasi Tutug Oncom yang biasa dikenali sebagai nasi TO, sajian ini merupakan makanan sederhana yang banyak di konsumsi oleh masyarakt kecil. Taburan oncom pada nasi bisa juga cukup di nikmati sebagai makanan minimalis atau sajian ekonomis bagi kalangan menengah ke bawah.

Sebagian sajian kuliner khas Tasikmalaya nasi Tutug Oncom atau nasi TO dapat anda temui di banyak sudut kota Tasikmalaya, makanan yang merakyat ini pada beberapa penjual disajikan khusus untuk melayani konsumen kelas menengah kebawah. 

Sentuhan bisnis dengan mengedepankan sajian masakan sunda yang sarat dengan lalapan sayuran di beberapa penjual menjadi menu favorit yang disajikan dengan nilai yang lebih mahal, selain cara penyajian yang dibuat semenarik mungkin kelengkapan lauk-pauk dan sayuran lalapan menjadi makanan kuliner khas Tasikmalaya ini menjadi lebih mahal harganya.

Tertarik dengan Kuliner Khas Tasikmalaya ini?

Temukan Kuliner Khas Tasikmalaya Nasi Tutug Oncom di kaki lima.....
Harga ditempat ini lebih ekonomis dengan uang RP 7.500 anda sudah dapat menikmati Nasi TO hangat dengan sambal terasi, lalapan leunca, mentimun, ikan peda dan mendoan dalam paket ekonomis yang merangsang selera.
Temukan Kuliner Khas Tasikmalaya Nasi Tutug Oncom di rumah makan...
Bila menginginkan kenyamanan terdapat rumah makan saung atau rumah makan yang mengutamakan layanan kenyamanan konsumen dalam menikmati Nasi TO ini, sajian penyerta lebih komplit selain medoan tempe lauk-pauk berupa ikan asin, daging dan tahu melengkapi nikmatnya sajian kuliner khas Tasikmalaya ini. 

Obyek Wisata Favorit di Tasikmalaya, Gunung Galunggung | Wisata Tasikmalaya

Objek tujuan wisata alam favorit Tasikmalaya adalah Gunung Galunggung dengan pemandian Cipanas yang berada di area sekitarnya.
objek-wisata-gunung-galunggung
Galunggung terletak di sebelah barat pusat kota tasikmalaya, gunung ini memiliki ketinggian 2.167 mdpl, salah satu gunung berapi aktif yang saat ini tengah tidur dari aktivitas vulkaniknya, kedahsyatan letusan gunung ini terakhir terjadi pada tahun 1982 dengan siklus letusan setiap 100 tahun sekali. Pada letusan terakhir 2 desa hancur oleh dampak letusan dan Gunung Galunggung terus mengeluarkan abu selama 9 bulan.

Kini Gunung Galunggung menjadi objek tujuan wisata favorit Tasikmalaya baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, akses jalan yang mudah dan terletak tidak jauh dari pusat kota sekitar 20 km menjadikan area ini menjadi tujuan wisata favorit pecinta alam.
wisata-gunung-galunggung
Galunggung

Objek Wisata Alam Favorit Gunung Galunggung

Pemandian Air panas

Cipanas terletak tepat di kaki Gunung Galunggung di gunakan oleh wisatawan untuk menikmati sensasi air panas yang keluar dari sumber aktivitas vulkanik Gunung Galunggung, kadar belerang menjadi tujuan pengunjung untuk mengobati penyakit kulit yang dimilikinya

Kawah Gunung Galunggung

Puncak Kawah dapat ditempuh di ke kaki gunung menggunakan kendaraan roda dua, di pos terakhir terdapat tangga berjumlah 620 anak tangga untuk sampai ke mulut kawah, pengunjung dapat turun ke kaldera kawah karena tidak ada gas beracun yang keluar dan aman, ladang yang terhampar dan danau yang terbentuk dengan air jernih menjadi sensasi tersendiri pecinta alam untuk bercamping di area kawah Gunung Galunggung.
gunung-galunggung
Kawah Gunung Galunggung
Jika anda tertarik dengan objek wisata Galunggung silahkan kunjungi tempat wisata alam favorit di Tasikmalaya ini. 


Top